Kejaksaan Korsel Tetapkan Wakil Pimpinan Samsung sebagai Tersangka Penyuapan

| Editor : Bayu Mardianto

Lee Jae-yong, Wakil Direktur Samsung | Foto: Business Korea
iyaa.com | Seoul: Kejaksaan Korea Selatan, Rabu (11/01/2017), mengatakan, pimpinan perusahaan Samsung akan diperiksa sebagai tersangka dalam kasus suap yang menyebabkan pemakzulan presiden negara itu.

Lee Jae-yong, wakil pimpinan Samsung Electronics, diperiksa oleh penyidik karena kelompok bisnis terbesar di Korea Selatan itu menyuap orang kepercayaan Presiden Park Geun-hye yang kini ditahan, Choi Soon-sil, kata Hong Jong-seok, juru bicara tim jaksa yang khusus menyelidiki skandal itu.

Mereka diduga menikmati skandal suap, termasuk mendapatkan dukungan dari pemerintah pada merger Samsung yang kontroversial pada tahun 2015, meski ditentang oleh pemegang saham minoritas, Hong mengatakan melalui telepon, seperti dilansir ABC News, Rabu.

Lee dan anggota keluarganya diduga menerima keuntungan besar dari penggabungan Samsung C & T dengan Cheil Industries, yang membantu Lee meningkatkan kekuasaannya atas Samsung Electronics, tanpa harus mengeluarkan uang untuk membeli sahamnya.

Kejaksaan pada akhir 2016 lalu juga telah menangkap dan menahan mantan Menteri Kesehatan yang mengawasi dana pensiun nasional yang dikuasai pemerintah.

Dana pensiun nasional, pemegang saham terbesar di Samsung C & T, dalam kasus merger, meskipun penasihat menganjurkan voting terhadap hal itu, telah memberikan suara penting yang diperlukan Samsung untuk mengamankan persetujuan pemegang saham.

Jaksa ingin mengetahui dari Lee alasan Samsung Group mengirimkan dana perusahaan untuk Choi Soon-sil, orang kepercayaan presiden Park, termasuk membelikan kuda mahal untuk putrinya, yang berada di tim dressage nasional.

Samsung Group, Rabu, belum menanggapi email dari ABC News yang ingin memintai komentarnya.

Dua pimpinan eksekutif Samsung, termasuk seorang pria yang dikenal sebagai mentor Lee, juga dimintai keterangan pada awal pekan ini.

Ketika Lee hadir di sidang umum parlemen pada Desember 2016 lalu, dia mengatakan kepada anggota parlemen bahwa dia tidak menyadari kebijakan untuk mendanai putri Choi. Dia juga membantah bahwa Samsung mencoba untuk memenangkan keuntungan melalui dana.

Lee merupakan satu-satunya anak dari pemilik perusahaan, dan cucu dari pendiri perusahaan Samsung, mengakui bahwa (tindakan) itu adalah tidak pantas tetapi tak terelakkan untuk mengirim uang ke Choi, (dikatakan oleh Chwey). Namun dia tidak menjelaskan lebih lanjut.

Pihak berwenang menolak menyebutkan berapa banyak uang yang dikeluarkan Samsung untuk perusahaan atau yayasan Choi. Samsung Group menolak memberi pernyataan ketika ditanya tentang masalah ini pekan lalu.

Menurut informasi media lokal dan legislator, Samsung menandatangani kontrak senilai lebih dari 18 juta dolar dengan perusahaan Choi, untuk membiayai pelatihan berkuda putrinya di Jerman dan sumbangan lain senilai 17 juta dolar AS untuk dua yayasan nirlaba, yang dananya diduga untuk penggunaan pribadi Choi.

Hong, juru bicara kejaksaan, mengatakan, jaksa telah memeriksa sebuah tablet PC yang dimiliki Choi, dan menemukan rincian keuntungan yang diberikan Samsung kepada dirinya, termasuk dana Samsung yang dia gunakan di Jerman.

Setelah memintai keterangan Lee, Jaksa selanjutnya akan menentukan apakah akan ada pejabat Samsung lainnya yang akan menjadi tersangka, kata Hong.

Kekuasaan President Park telah ditangguhkan sejak 9 Desember, ketika parlemen yang dikuasai oposisi Korea Selatan memakzulkan dia atas skandal itu.

Pengadilan pemakzulan itu saat ini sedang digelar di Mahkamah Konstitusi, untuk memutuskan apakah dia akan secara permanen dicopot dari kursi kepresidenan.

Writer: none

Choice