Banjir Jakarta Disertai dengan Tagar #JakartaCumaTergenang, Cek Penampakannya Disini

| Editor : Risnawati Avin

Foto: Twitter

iyaa.com | Jakarta: Banjir melanda Jakarta dan sekitarnya karena hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur sejak Minggu (19/2) lalu. Sejumlah kawasan di Ibu Kota pun menjadi lumpuh karena tidak bisa dilalui kendaraan.

Program normalisasi sungai yang belum sepenuhnya selesai menjadi salah satu penyebab banjir karena lebar sungai tak mampu menampung debit air yang tinggi.

Di media sosial seperti Twitter, sejumlah foto, video, dan informasi terkait banjir makin memudahkan warga untuk menghindari kawasan yang terendam air. Alhasil, kemacetan akibat banjir tak terlalu parah bila dibandingkan banjir yang terjadi pada tahun-tahun sebelumnya.

Namun, karena banjir Jakarta kali ini berbarengan dengan kondisi Pilkada DKI maka tak heran jika postingan netizen bernuansa politis dan tak sedikit yang tendensius. Tagar #JakartaCumaTergenang pun menjadi trending topik Indonesia hari ini, Selasa (21/2).

Berikut diantaranya:




Writer: none

Berita Terkait

  1. Kedinginan? Hangatkan Tubuh dengan Makanan dan Minuman Ini

    Makanan dan minuman hangat ini cocok untuk Anda konsumsi saat beraktivitas di musim hujan karena dapat menjaga kondisi tubuh tetap sehat dan bugar. More

  2. Musim Hujan Sering Lapar? Ini 10 Tips Sehat Cara Makan Anti Gemuk

    Anda harus mengontrol porsi makan Anda, tapi bagaimana jika perut sering terasa lapar apalagi di tengah musim hujan seperti ini? More

  3. Banjir di Bukit Duri Akibat Luapan Sungai Ciliwung

    Banjir merendam kawasan Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan, sejak Kamis 16/2 dini hari. Ini merupakan banjir pertama yang terjadi di Jakarta sepanjang tahun 2017. More

  4. Ahok Unggul Sementara, Begini Hasil Quick Count Pilkada DKI dari 3 Lembaga Survei

    Selisih suara antara pasangan Ahok-Djarot dengan Anies-Sandi pun secara signifikan hanya terpaut tipis. Ini berbeda dengan jumlah suara yang dihimpun pasangan AHY-Slyviana yang berada jauh dibawahnya. More

Choice