Berganti Jadi Acara Keagamaan, Ini 5 Fakta Aksi Demo 112 Batal Digelar

| Editor : Risnawati Avin

Foto: Ilustrasi
iyaa.com | Jakarta: Massa dari berbagai ormas Islam akhirnya harus membatalkan rencana longmarch 112 atau aksi 11 Februari. Sebelumnya, kegiatan itu akan diawali dengan salat subuh berjamaah di Masjid Istiqlal dan berlanjut pawai menuju Monas dan Bundaran HI.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Mochamad Iriawan memastikan rencana aksi 112 tersebut batal. Pihak Kepolisian melarang aksi 112 karena berpotensi mengganggu ketertiban umum, juga karena mendekati masa tenang menjelang Pilkada DKI, Rabu 15 Februari.

Sebagai gantinya, ormas Islam akan menggelar acara keagamaan di Masjid Istiqlal. “Pengamanan di Istiqlal, akan kita fokuskan. Kita akomodir untuk doa bersama, untuk acara pengajian juga mumpuni di sana (Masjid Istiqlal),” kata Iriawan di Mapolda Metro Jaya, Kamis (9/2).

Silang pendapat antara kubu yang pro dan kontra tentang rencana aksi 112 dalam sepekan ini ramai mewarnai pemberitaan media. Diantaranya, aksi 112 tidak mendapat restu dari lembaga keagamaan meupun sejumlah tokoh agama.

Berikut ini beberapa fakta dibalik pembatalan rencana aksi 112:

1. Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma'ruf Amin yang juga Rais Aam PBNU melarang rencana aksi 112 dengan meminta kepada kaum Nadliyin (NU) untuk tidak turun ke jalan pada aksi 112, hari Sabtu lusa.

Kyai Ma'ruf juga menyatakan bahwa minggu tenang seharusnya tetap tenang. Pendapatnya itu terkait dengan masa tenang Pilkada DKI jakarta.

2. Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir mengimbau semua pihak agar tidak mengikuti aksi damai 112. Dia juga meminta tokoh-tokoh nasional, parpol, dan masyarakat untuk menahan diri.

3. Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Saifullah Yusuf menyampaikan pesan kiai dan ulama agar warga nahdliyin di luar kota tidak perlu datang ke Jakarta untuk mengikuti aksi 112. "Saya sudah bertemu dengan kiai dan ulama. Beliau sudah menyampaikan pernyataannya agar tidak perlu datang ke Jakarta," kata Saifullah, yang juga Wagub Jawa Timur, Selasa lalu.

4. Sejumlah ulama di Depok, Jawa Barat, juga berpendapat serupa. Ketua Rois PCNU Depok, Zainudin Muksin menuturkan pihaknya melarang aksi 112 karena selain tidak diizinkan kepolisian juga berpotensi konflik.

Sementara Ketua Muhammadiyah Depok, Idrus Yahya membeberkan pihaknya sudah menerbitkan imbauan agar umat tidak ikut melaksanakan aksi 112.

5. Sikap Front Pembela Islam (FPI) 
Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab, -yang telah menjadi tersangka kasus pelecehan Pancasila, sepakat dengan Forum Umat Islam (FUI) untuk mengubah rencana longmarch menjadi acara keagamaan di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat.

"Mengingat suhu politik dan ada paslon yang kampanye, maka demi menjaga dari provokasi, kami memutuskan untuk memodifikasi aksi 112 dengan zikir dan tausiah nasional untuk penerapan Al Maidah 51," kata Sekjen FUI KH Muhammad Al Khaththath.

Berita Terkait

  1. Ini 5 Aksi Teror Bom Molotov Selain di Markas FPI

    Teror bom molotov yang menimpa FPI ini merupakan yang pertama terjadi ditahun 2017. Berikut ini berberapa insiden serupa, teror bom molotov yang terjadi sepanjang 2016. More

  2. Heboh Chat Mesum, Ini 5 Kasus yang Menyeret Rizieq Shihab

    Terkait kasus dugaan chat mesum, pihak FPI telah membantahnya dan menyebut hal itu sebagai fitnah murahan. Kasus ini pun makin menambah kasus yang menjerat Imam Besar mereka. More

  3. Diperiksa Polisi Soal Palu Arit di Uang Rupiah, Netizen Sebut Habib Rizieq Perusak NKRI

    Pemeriksaan Ketua Umum Front Pembela Islam FPI hari ini di Polda Metro Jaya dibarengi dengan kemunculan tanda pagar RizieqPerusakNKRI. More

  4. Lecehkan Bendera Merah Putih, Tagar #RizieqEnd Jadi Trending Topik

    Media sosial Twitter, Rabu pagi, telah memuat tagar RizieqEnd di puncak tren topik Indonesia. Netizen geram karena menilai Front Pembela Islam FPI telah menghina bendera Merah Putih. More

  5. Netizen Gaungkan #IndonesiaTanpaRizieq

    Jakarta: Front Pembela Islam FPI hari ini melakukan aksi unjuk rasa dengan long march dari Masjid Al Azhar Kebayoran Baru menuju gedung Mabes Polri di kawasan Trunojoyo, Jakarta Selatan. More

Choice