Episode Perdana 'Anak Langit' Diperingatkan KPI, Kenapa?

| Editor : Putri Arya
iyaa.com | Jakarta: Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) kembali mengeluarkan beberapa surat peringatan tertulis untuk program-program TV yang dianggap melanggar ketentuan. Salah satunya untuk sinetron Anak Langit SCTV.

Dalam surat yang diterbitkan tanggal 7 Maret 2017 dengan No. Surat 98/K/KPI/31.2/03/2017, KPI memberikan peringatan tertulis untuk episode perdana Anak Langit SCTV.

Anak Langit yang tayang tanggal 20 Februari 2017 mulai pukul 18.50 WIB dianggap tidak memperhatikan ketentuan tentang perlindungan anak dan remaja serta penggolongan program siaran seperti yang telah diatur dalam Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3 dan SPS) KPI Tahun 2012.

"Program Siaran tersebut cukup banyak menampilkan muatan yang mengarah pada kekerasan (perkelahian) dan perilaku tidak pantas (balapan motor atau kebut-kebutan)."

KPI Pusat menilai muatan tersebut dapat memberikan pengaruh buruk bagi khalayak yang menonton. KPI Pusat memutuskan untuk memberikan Peringatan untuk memberikan kesempatan melakukan evaluasi internal atas program siaran tersebut.



Berita Terkait

  1. Jadwal Baru, Sinetron 'Berkah Cinta' dan 'Anak Langit' Siap Geser 'Dunia Terbalik'

    Demi mengalahkan Dunia Terbalik, SCTV ubah jadwal 2 sinetronnya. More

  2. Main di Sinetron 'Anak Langit', Ammar Zoni Ibarat Sambil Menyelam Minum Air

    Tidak cuma piawai berakting, Ammar Zonni juga mahir dalam beraksi sebagai altet silat. More

  3. Kepergok Pegangan Tangan, Ini Reaksi Ochi - Cemal Faruk 'Anak Langit'

    Ada yang malu-malu kucing saat kepergok pegangan tangan di lokasi syuting Anak Langit. More

  4. Siap Saingi 'Dunia Terbalik', 'Anak Langit' Tayang Lebih Lama

    Siap tandingi Dunia Terbalik, Anak Langit tayang lebih lama. SCTV liburkan sinetron Orang-orang Kampung Duku. More

  5. Caesar Hito aka Andra 'Anak Langit' ganti Model Rambut, Tambah Ganteng?

    Tak lagi gondrong, Caesar Hito tampil lebih segar dan berbeda di Anak Langit SCTV. More

Choice