Lagi, RCTI, MNC TV, Global TV dan iNews TV Ditegur KPI Karena Iklan Perindo

| Editor : Putri Arya

Foto: kpi.go.id
iyaa.com | Jakarta: Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) kembali keluarkan Teguran Tertulis. Tak tanggung-tanggung, 4 stasiun TV dapat Teguran tertulis lantaran kerap tayangkan iklan Partai Perindo.

Lewat surat edaran yang dikeluarkan KPI tanggl 10 Mei 2017, RCTI, MNC TV, Global TV dan iNews TV kembali diperingatkan KPI karena lakukan pelanggaran Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3 & SPS) yang dilakukan dalam Siaran Iklan Partai Perindo.

Seperti dilansir dari laman resmi KPI, Jumat (12/5/2017) Hardly Stefano selaku Komisioner KPI Pusat Koordinator bidang pengawasan isi siaran menjelaskan bahwa siaran iklan Partai Perindo tidak mengikuti ketentuan P3 & SPS yang menyatakan bahwa program siaran wajib untuk dimanfaatkan demi kepentingan publik dan tidak untuk kepentingan kelompok tertentu.

“KPI menilai, penayangan Iklan Partai Perindo merupakan pelanggaran atas perlindungan kepentingan publik”, ujar Hardly.

Merujuk pada pasal 36 ayat (4) Undang-Undang nomor 32 tahun 2002 tentang Penyiaran, isi siaran wajib dijaga netralitasnya dan tidak boleh mengutamakan kepentingan golongan tertentu. KPI memerintahkan pada keempat stasiun televisi tersebut, untuk menghentikan siaran iklan Partai Perindo.

"Jika masih terjadi pengulangan pelanggaran, KPI telah siap dengan langkah selanjutnya termasuk memberikan rekomendasi pencabutan izin penyelenggaraan penyiaran kepada Kementerian Komunikasi dan Informatika, setelah melewati tahapan penjatuhan sanksi yang diatur dalam P3 & SPS”, ujar Hardly.

Sebelumnya pada Oktober 2016, KPI juga melayangkan Teguran dan Peringatan Tertulis pada 4 stasiun TV yang menayangkan iklan Partai Perindo. Pada saat itu, KPI menilai 4 Stasiun TV yang tergabung dalam MNC Group ini menayangkan iklan Perindo dengan intensitas yang tidak wajar.

Writer: none



Berita Terkait

  1. 'Tukang Ojek Pengkolan' Eps Spesial Purwakarta Berbau Politik?

    Hadirkan wisata Purwakarta bersama Kang Dedi Mulyadi, Tukang Ojek Pengkolan kini berbau politik. Masa sih? More

  2. KPI Beri Peringatan Tertulis kepada Sinetron Komedi 'Dunia Terbalik'

    Sinetron komedi Dunia Terbalik di RCTI mendapat peringatan More

  3. MNC TV dan NET TV Dapat Teguran dari KPI

    KPI memberikan teguran tertulis kepada MNC TV dan NET TV karena ditemukan pelanggaran dalam program siarannya. More

  4. 'Dahsyat' RCTI Dihentikan Sementara Oleh KPI, Kenapa?

    Bukan teguran atau peringatan, Dahsyat RCTI kali ini dihentikan sementara oleh KPI. More

  5. Tayangkan Iklan ini Secara Berlebihan, 4 Stasiun TV Kena Semprot KPI

    Kerap tayangkan iklan Partai Perindo secara tak wajar, 4 stasiun TV yang tergabung dalam MNC Group dapat surat peringatan dari KPI. More

Choice