'Riders', Ini Bensin yang Tepat untuk Motor Matik Kamu!

| Editor : Muhammad Dzulfiqar

Foto: Activ-Michoko
iyaa.com | Jakarta: Motor-motor bertransmisi manual semakin ditinggalkan saat ini. Selera masyarakat telah beralih ke sepeda motor-sepeda motor matik yang model dan tipenya juga makin beragam di pasaran.

Honda sebagai salah satu merek terlaris di Tanah Air pun sempat membukukan angka penjualan kuda matik yang memuaskan bulan lalu. Data terakhir yang dimiliki iyaaotomotif saja, brand ini telah melepas All New Scoopy eSP sebanyak ± 1.050 unit dan All New BeAT series ± 1.400 unit hanya dalam paruh waktu perhelatan PRJ 2017 kemarin.

Fakta di jalanan pun demikian, jika sobat adalah bikers aktif yang betul-betul nge-riding setiap hari, sobat pasti bisa melihat bahwa kebanyakan motor pengisi arus lalu-lintas dewasa ini adalah motor matik.

Sebegitu diminatinya motor matik oleh masyarakat Indonesia, tapi di lapangan masih banyak rekan bikers yang memberi 'minuman' yang salah untuk tunggangan matiknya.

Berikut ini, iyaaotomotif beri bocoran; bensin yang tepat untuk motor matik sobat sekalian berdasarkan rasio kompresi mesin motor matik (setingan mesin bawaan pabrik):

1. All New Scoopy eSP, All New Beat Series, Vario 110 eSP, Mio Z, X-Ride, New Fino, Mio M3 series, Soul GT, sebaiknya menggunakan bensin Pertalite dari Pertamina karena motor-motor tersebut memiliki rasio perbandingan kompresi mesin 9,5 : 1.

Jadi, kalau ada di antara motor-motor tersebut ngantri di dispenser bensin selain Pertalite, berarti motor tersebut sedang mengantre untuk minum minuman yang salah.

2. Vario 125 eSP. Ini termasuk motor laris nih. Motor ini memiliki rasio kompresi mesin 11 : 1 yang artinya cocok untuk minum Pertamax dari Pertamina, Super dari Shell dan Performance 92 dari Total Bonjour. Termasuk motor yang minuman idealnya adalah ketiga bensin ini yakni Vario 150 eSP yang memiliki rasio perbandingan kompresi 10,6 : 1 dan Yamaha NMAX yang memiliki kompresi 10,5 : 1.

3. Pendatang baru, Aerox dari Yamaha sepertinya memiliki peminat yang lumayan. Para penunggangnya, wajib tahu bahwa motor ini memiliki perbandingan kompresi yang unik yaitu 10,5 ± 0,4 : 1.

Dengan rumus standar; Pertalite (oktan 90) untuk rasio kompresi 9,1- 10 : 1 dan bensin beroktan 92 (Pertamax, Shell Super dan Total Performance) yang diperuntukkan bagi mesin berasio kompresi 10,1 - 11 : 1, bisa dihitung sendiri dong mana bensin yang tepat?

Writer: none

Berita Terkait

  1. 'Rider' Satria FU Ditilang Gara-gara Ban Botak?

    Ternyata ban botak memang dilarang, Sob Dendanya mencapai Rp 250 ribu, sama dengan harga ban standar. More

  2. Cara Meningkatkan Tenaga Tunggangan dari Sistem Pembakaran

    Setel 3 bagian ini di sistem pembakaran agar performa tunggangan makin optimal More

  3. Mobil Kotor, Lebih Hemat BBM?

    Tersiar kabar bahwa mobil yang kotor akan lebih irit BBM. Bagaimana menurut Anda? More

  4. Scoopy dan BeAT Jadi Motor Honda Terlaris di PRJ

    All New BeAT eSP dan All New Scoopy jadi penyumbang terbesar penjualan sepeda motor Honda di ajang Pekan Raya Jakarta 2017. More

  5. Cek Bagian Ini saat Motor Metik Mulai Mogok

    Tak usah panik saat motor matic tiba-tiba mogok. Periksa dua bagian ini dan tanggani sendiri tunggangan Anda More

Choice