'Redaksi Siang' Trans 7 Dapat Teguran Kedua dari KPI

| Editor : Hermina Utami

Foto: Twitter/redaksisiang_t7
iyaa.com | Jakarta: Program jurnalistik Redaksi Siang di Trans 7 mendapat teguran tertulis kedua dari Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). Teguran ini diberikan setelah ditemukan pelanggaran pada siaran tanggal 22 Juli 2017.

Melalui surat edaran tertanggal 28 Juli 2017 yang terbit hari ini, Rabu (2/8/2017), di website KPI, dijelaskan bahwa Redaksi Siang telah melakukan pelanggaran atas ketentuan perlindungan anak.

Redaksi Siang menampilkan wajah dan identitas anak (Amik Mahadir, siswa kelas 3 SMPN 1 Kualu Selatan) yang dianiaya gurunya. Selain itu, juga terdapat tampilan identitas anak (Yuke Putri Satya, kelas 7D SMPN Sumedang) yang diintimidasi gurunya di sekolah.

KPI Pusat menilai muatan gambar wajah dan identitas anak dalam peristiwa/penegakan hukum wajib disamarkan.

Sebelumnya Redaksi Siang mendapat teguran tertulis pada 15 Desember 2016. KPI mengingatkan untuk meningkatkan kontrol internal dan senantiasa menjadikan P3 dan SPS KPI Tahun 2012 sebagai acuan dalam penayangan sebuah program siaran.

Writer: none



Berita Terkait

  1. Duh, Dua Sinetron SCTV Ini Kena Semprot KPI

    Sinetron Gali Lobang Tutup Lobang dan Anak Langit dapat teguran dan peringatan tertulis dari KPI Pusat. More

  2. 'Si Bolang' Juarai Anugerah Penyiaran Ramah Anak! Intip Pemenang Lainnya

    Komisi Penyiaran Indonesia KPI baru saja menggelar Anugerah Penyiaran Ramah Anak. Berikut daftar pemenangnya. More

  3. Miris, Ternyata Program Televisi Ramah Anak Kurang dari 1 Persen!

    Program televisi ramah anak kurang dari 1. Apa saja program televisi yang biasa ditonton anak-anak? More

  4. 'Dunia Terbalik' Raih Penghargaan di Anugerah Syiar Ramadhan, Ini Daftar Pemenangnya

    Sinetron Dunia Terbalik jadi sinetron terbaik selama Ramadhan. Berikut daftar pemenang Anugerah Syiar Ramadhan 2017. More

  5. Terkait Pesta Seks, KPI Layangkan Peringatan Pada 'Islam Itu Indah' Trans TV

    KPI layangkan surat peringatan untuk program Islam Itu Indah. Trans TV dan Syamsuddin Nur minta maaf atas kesalahan pada tayangan 15 Juli 2017. More

Choice