Now Reading:
Mirip ‘Uang Kaget’ GTV, ‘Rejeki Dari Langit’ ANTV Dinilai Menyusahkan Target
Full Article 2 minutes read

Mirip ‘Uang Kaget’ GTV, ‘Rejeki Dari Langit’ ANTV Dinilai Menyusahkan Target

iyaa.com | Jakarta: Program terbaru ANTV, Rejeki Dari Langit menuai kontroversi di kalangan penonton. Program yang dipandu Sahrul Gunawan ini disebut mengikuti konsep Uang Kaget di GTV.

Dikatakan demikian lantaran Rejeki Dari Langit juga memberikan target yang miliki keterbatasan dalam hal ekonomi. Terdapat juga time keeper yang akan membatasi waktu target untuk berbelanja menghabiskan uang sebesar Rp 15 juta.

Bedanya, target tak hanya diharuskan belanja dalam waktu 30 menit. Tapi juga diharuskan menjual kembali barang yang dibelinya dalam waktu 30 menit.

Sontak episode perdana Rejeki Dari Langit pada Minggu (11/3/2018) menuai kritikan pedas dari netizen. Program Rejeki Dari Langit dinilai menyusahkan target dengan persyaratan jual-beli tersebut.

Pasalnya, barang yang sudah dibeli target terpaksa dijual hingga mencapai setengah dari harga pembelian. Tentunya hal ini justru mengurangi jumlah uang yang seharusnya didapat target.

“Ini mah bukan nolong malah nyusain…bikin rugi..masak beli ibu/bapaknya beli hp 1,7jt dijual sejuta…malah rugi..ini mah bukan nolongin org susah,wong yg untung yg beli harga murah…kesian bapak/ibunya…mana disuruh kesana sini buat,” protes @tamisaputra.

“ngasih rejeki seperti gak ikhlas. kasihan orangx suruh jual lagi. malah lebih murah lagi. tetap uang kaget paling bagus,” komentar @heri_fakki.

“Bukan menolong orang yg susah, tapi malah bagi” rezki ke orang yg berduit,” protes @iitna_16.

“Liat harga beli sama harga jualnya bikin lus dada,, nyusain yg jual, nguntungin yg nawar,” kritik @arum_chica.

Leave a Reply

Input your search keywords and press Enter.