Now Reading:
7 Mitos seputar Perawatan Kulit yang sering Dipercaya, Begini Faktanya! (Bag.2)
Full Article 2 minutes read

7 Mitos seputar Perawatan Kulit yang sering Dipercaya, Begini Faktanya! (Bag.2)

iyaa.com | Jakarta: Banyaknya mitos seputar perawatan kulit sering membuat banyak orang bingung. Di bagian pertama sudah di bahas sebagian fakta dari mitos-mitos tersebut. Sekarang ayo kita tuntaskan mitos-mitos seputar perawatan kulit.

Mitos: Semakin tinggi kandungan SPF = semakin lama dapat terkena sinar matahari

Foto: Popsugar

Fakta: Perlu diketahui, angka SPF bukan penentu berapa lama produk tersebut melindungi kamu dari matahari tapi seberapa baik produk tersebut melindungi kamu. Jadi kalau kamu memilih produk yang punya kandungan SPF, pilih yang menuliskan “broad spectrum” artinya produk tersebut dapat melindungi dari sinar UVA dan UVB. Untuk SPF-nya sendiri pilih yang 30 karena menyaring sekitar 97 persen sinar UVB.

Mitos: Untuk hasil terbaik, gunakan seluruh rangkaian produk

Foto: Pinterest

Fakta: Dermatologis kosmetik Fredric Brandt menganggap hal ini tidak perlu. Ia menyebutkan ini hanya strategi marketing saja. Namun ada beberapa bahan dalam satu rangkaian yang berkhasiat digunakan bersama. Rangkaian produk cocok digunakan apabila kamu ingin mengatasi satu masalah spesifik, misalnya jerawat atau dark spots, karena memudahkan kamu menanganinya.

Mitos: Kulit akan terbiasa dengan produk setelah beberapa lama

Foto: Eucerin

Fakta: Menurut dermatologis Karyn Grossman itu tergantung bahan aktifnya. Kulit akan menyesuaikan diri dengan turunan vitamin A, seperti retinol dan formula retinoid, seperti Retin A, Differin, dan Tazorac.

Tapi ini tidak berlaku dengan antioksidan, moisturizer, dan produk peptida. Namun perubahan mungkin tidak ada karena kamu telah melewati kemampuan krim untuk berubah. Kalau ingin melanjutkan, sebaiknya pilih produk yang kandungannya lebih kuat, coba ganti produk, atau coba cari yang bahan aktifnya beda.

Mitos: Kamu bisa menyingkirkan selulit

Foto: Peeling

Fakta: Dermatologis Howard Sobel memaparkan bahwa tidak ada perawatan selulit yang permanen. Perawatan tersebut hanya meminimalkan tampilan selulit, dan itu juga hanya bertahan beberapa bulan saja.

“Bahkan sedot lemak tidak benar-benar meng-improve permukaan kulit,” papar Sobel.

Tapi ada beberapa harapan untuk menyingkirkan selulit ini, yaitu dengan cellulaze. Sayangnya perawatan ini butuh biaya besar, mulai dari $3,000 sampai $8,000 untuk satu kali sesi.


Leave a Reply

Input your search keywords and press Enter.