Now Reading:
Rusak Ekosistem Laut, Sunscreen dengan Kandungan Ini Dilarang di Hawaii
Full Article 2 minutes read

Rusak Ekosistem Laut, Sunscreen dengan Kandungan Ini Dilarang di Hawaii

iyaa.com | Jakarta: Sunscreen atau tabir surya bagus untuk melindungi kulit kita dari paparan sinar UVA/UVB. Sayangnya penelitian menunjukkan bahwa beberapa sunscreen populer rupanya mengandung oxybenzone dan octinoxate, yang mana bahan kimia tersebut membahayakan ekosistem laut.

Karena hal itu, Hawaii yang merupakan negara kepulauan menyatakan diri sebagai negara bagian pertama di Amerika Serikat yang melarang penjualan sunscreen dengan kandungan tersebut. Bahan kimia yang dapat menyaring sinar UV tersebut menyebabkan kerusakan pada lingkungan laut Hawaii.

“Hawaii menjadi negara bagian pertama di Amerika yang menyampaikan UU ini. Dunia melihat, kami menyampaikan. Jaga dan lindungi lingkungan laut kita!,” papar Sen, dikutip dari CNN.com, Rabu (2/5/2018).

Penelitian tersebut menemukan bahwa kimia tersebut meresap ke koral muda dan menyebabkan coral bleaching, yang terjadi ketika peningkatan suhu laut membunuh ganggang yang tumbuh di dalam koral, lalu menyebabkan karang menjadi putih dan menghilangkan nutrisi yang menopang kehidupan laut lainnya.

Dalam penelitian disebutkan bahwa sekitar 14.000 ton sunscreen masuk ke terumbu karang setiap tahunnya. UU pelarangan sunscreen yang mengandung oxybenzone dan octinoxate ini sedang dikirimkan ke kantor Gubernur Hawaii, David Ige. Kalau disetujui, aturan ini akan efektif pada 1 Januari 2021 mendatang.

Sebagai usaha untuk melindungi terumbu karang Hawaii, Hawaiian Airlines sejak bulan lalu menawarkan sample gratis sunscreen alami tanpa kandungan kimia tersebut pada para wisatawan. Maskapai tersebut juga mendorong wisatawan untuk mempelajari tentang Hawaii lewat film dokumenter mengenai tantangan lingkungan yang mempengaruhi terumbu karang.


Leave a Reply

Input your search keywords and press Enter.