Now Reading:
Makin Mahal Makin Bagus, Ini Dia Fakta Dibalik 5 Mitos Seputar Krim Anti-Aging
Full Article 2 minutes read

Makin Mahal Makin Bagus, Ini Dia Fakta Dibalik 5 Mitos Seputar Krim Anti-Aging

iyaa.com | Jakarta: Krim anti-aging diformulasikan untuk menunda tanda-tanda penuaan seperti garis halus dan keriput. Oleh karena itu, produk anti-aging dibanderol dengan harga lebih mahal dibanding produk skincare lainnya.

Itu sebabnya muncul opini bahwa krim anti-aging yang harganya makin mahal maka hasilnya akan lebih bagus. Tapi apa benar begitu? Yuk, kita ungkap fakta sebenarnya. Dilansir dari Everyday Health, ini dia 5 fakta dibalik mitos seputar produk anti-aging.

1. Mitos: Semakin Mahal Harganya, Hasilnya Semakin Bagus
Fakta: Bukan hanya produk anti-aging saja, semua produk kecantikan dipercaya hasilnya lebih bagus apabila harganya mahal. Opini tersebut rupanya tidaklah benar. Dipaparkan Dr. Derick, yang membuat sebuah produk bagus adalah isi kandungannya, bukan harganya.

“Krim paling penting untuk keriput adalah tretinoin, yang mana hanya bisa diperoleh resep,” papar Dr. Derick.

Terlebih lagi, tretinoin belum tentu mahal karena harganya tergantung pada produk tertentu dan basisnya.

2. Mitos: Produk anti-aging bikin kulit iritasi
Fakta: Banyak yang bilang kalau produk anti-aging dapat membuat kulit kemerahan, iritasi, atau flaky. Opini ini ada benarnya, tapi bukan berarti kamu jadi menghindari produk anti-aging.

“Kebanyakan produk anti-aging mengeksfoliasi, jadi ada sedikit peeling. Tapi umumnya krim anti-aging dapat diterima dengan baik kalau kamu memulainya perlahan sehingga kulit dapat menyesuaikan diri,” jelas Dr. Derick

3. Mitos: Setelah ada perubahan, hentikan pemakaian produk anti-aging
Fakta: Kalau kamu sudah melihat perubahan karena produk anti-aging (misalnya garis halus menghilang) maka kamu berpikir dapat berhenti menggunakan produk tersebut. Padahal kamu harus terus menggunakannya meskipun sudah terlihat hasil, untuk mempertahankan hasil kerja produk tersebut.

4. Mitos: Krim anti-aging bisa digunakan di tubuh
Fakta: Krim anti-aging bukannya tidak akan bekerja di tubuh. Tapi karena harganya mahal, tentu sayang untuk menggunakannya ke seluruh tubuh. Soalnya kandungan krim wajah lebih bagus dibanding body cream, itu sebabnya krim wajah harganya lebih mahal dibanding krim untuk tubuh.

5. Mitos: Makin banyak produk yang digunakan semakin baik
Fakta: Ada anggapan umum bahwa menggunakan banyak produk akan memperoleh hasil yang jauh lebih baik. Tapi lain halnya kalau berbicara krim anti-aging. Memakai krim anti-aging dalam jumlah banyak tidak akan berpengaruh apa pun pada kulitmu. Pemakaian terlalu banyak malahan dapat menyebabkan iritasi. Jadi gunakan secukupnya saja.


Leave a Reply

Input your search keywords and press Enter.