Now Reading:
5 Mitos Soal Deodoran Ini Sering Dipercaya, Faktanya Ternyata Beda Banget!
Full Article 2 minutes read

5 Mitos Soal Deodoran Ini Sering Dipercaya, Faktanya Ternyata Beda Banget!

iyaa.com | Jakarta: Salah satu rutinitas yang biasa dilakukan banyak orang adalah memakai deodoran. Saking mendasarnya rutinitas tersebut, produsen kecantikan pun akhirnya membuat deodoran khusus pria dan wanita.

Deodoran untuk pria disebut bekerja lebih kuat dibanding untuk wanita karena produksi keringat pria lebih banyak. Apa benar seperti itu atau itu hanya mitos yang dibuat untuk strategi marketing saja? Daripada bingung sendiri, yuk kita bahas mendalam seputar deodoran. Dilansir Pure Wow, ini dia 5 fakta yang harus kamu ketahui seputar mitos deodoran.

1. Mitos: Sekali cocok dengan 1 produk, tidak perlu gonta-ganti deodoran lagi
Fakta: Sebenarnya tidak begitu. Kalau kamu stuck di satu produk maka kamu akan kebal terhadap kandungan deodoran tersebut. Jadi disarankan ganti deodoran yang kamu pakai kira-kira 6 bulan sekali.

2. Mitos: Pria dan wanita perlu menggunakan deodoran yang berbeda
Fakta: Bahan kandungan dalam deodoran untuk pria dan wanita sama saja, artinya cara kerja mereka juga sama saja. Perbedaannya hanya di kemasan dan wanginya saja.

3. Mitos: Semua orang butuh deodoran
Fakta: Beberapa orang punya gen bernama ABCC11 yang membuat orang tersebut tidak punya bau, jadi orang dengan gen tersebut sebenarnya tidak memerlukan deodoran. Kalau kamu ingin tahu apakah kamu punya gen tersebut caranya ialah dengan melihat kotoran telingamu (earwax). Kalau earwax kamu teksturnya kering, kamu tidak perlu memakai deodoran. Tapi kalau earwax kamu teksturnya lengket dan slimy, artinya kamu wajib pakai deodoran.

4. Mitos: Klaim “All day protection” benar-benar melindungi sepanjang hari
Fakta: Produk deodoran banyak yang memberi klaim “all day protection”. Kenyataannya klaim tersebut hanya mengurangi keringat sampai 20% saja, sesuai ketentuan FDA (Food and Drug Administration). Begitu juga dengan deodoran yang memberi klaim “extra strength”, mereka hanya mengurangi keringat sampai 30% saja.

5. Mitos: Pakai deodoran di pagi hari saja
Fakta: Orang biasanya memakai deodoran di pagi hari setelah mandi. Faktanya penggunaan deodoran yang memberi hasil baik adalah di malam hari sebelum tidur. Alasannya karena antiperspirant menyumbat saluran keringat, jadi deodoran akan mengunci kelembapan tubuh. Memakainya di malam hari baik karena kulit dalam kondisi kering dan kelenjar keringat kurang aktif, sehingga kelembapan tubuh akan terkunci oleh deodoran.


Leave a Reply

Input your search keywords and press Enter.