Now Reading:
Sempat Dipantau MUI, 3 Program Ramadan Dapat Sanksi dari KPI
Full Article 2 minutes read

Sempat Dipantau MUI, 3 Program Ramadan Dapat Sanksi dari KPI

iyaa.com | Jakarta: Tiga program Ramadan mendapat sanksi dari Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). Ketiga program tersebut adalah Pesbukers Ramadan (ANTV), Ngabuburit Happy (Trans TV), dan Brownis Sahur (Trans TV), seperti disampaikan KPI lewat surat tertanggal 8 Juni 2018.

Pesbukers Ramadan mendapat peringatan tertulis karena tidak memperhatikan ketentuan tentang norma kesopanan dan kesusilaan. Pada tayangan tanggal 25 Mei 2018 pukul 16.59 WIB, program tersebut menampilkan adegan seorang pria dan wanita menari yang cenderung mengekspos gerakan pinggul.

Sementara Ngabuburit Happy mendapat teguran tertulis dari KPI karena melakukan pelanggaran atas ketentuan tentang penghormatan terhadap hak privasi serta perlindungan anak-anak dan remaja.

Pada Ngabuburit Happy tanggal 3 Juni 2018, ditemukan kata-kata yang cenderung asosiatif yakni “..lah kalau asli kan gue belum genjot dia” dan “..tadi aye pikir dia mau ngomong troya juga gede”. Ditemukan pula pelanggaran yang menampilkan rekaman tersembunyi tentang perseteruan pria dan wanita karena cemburu pasangannya berakting dengan pria lain. Selain itu ditampilkan juga seorang anak yang berperan dan berperilaku layaknya seorang dewasa.

Brownis Sahur juga mendapat teguran tertulis di dua tayangannya. Pada 4 Juni 2018, program ini menampilkan adegan seorang pria yang mengoleskan krim dan telor ke wajah temannya. Sedangkan pada tanggal 30 Mei 2018, terdapat adegan seorang pria yang bagian wajah dan tubuhnya ditempeli lakban.

Pesbukers Ramadan, Ngabuburit Happy, Brownis Sahur sempat menjadi sorotan bersama Sahurnya Pesbukers (ANTV) dan Ramadan di Rumah Uya (Trans 7). Sebab berdasarkan hasil pantauan Majelis Ulama Indonesia (MUI), program-program tersebut tak sesuai dengan standar siaran religi sehingga diminta dihentikan penayangannya.


Leave a Reply

Input your search keywords and press Enter.