Now Reading:
Gak Sangka, Rambut Ternyata Bisa Deteksi Masalah Kesehatanmu (Bag.2)
Full Article 3 minutes read

Gak Sangka, Rambut Ternyata Bisa Deteksi Masalah Kesehatanmu (Bag.2)

iyaa.com | Jakarta: Sebelumnya sudah dibahas beberapa prediksi terkait masalah rambutmu dengan kondisi kesehatan. Selanjutnya ada apa lagi ya?

Dilansir dari Femina India, berikut merupakan pembahasan lebih dalam mengenai hubungan rambut dengan prediksi kesehatan kamu.

Rambut bercabang bisa jadi kamu sedang stress

Foto: Livestrong

Kekurangan keratin menyebabkan rambut bercabang dan ada beberapa alasan untuk ini.

“Itu dapat terjadi bila rambut bekerja terlalu keras saat kena panas tanpa perlindungan apa pun, atau jika kamu hairdryer-mu terlalu dekat atau terlalu kuat ke akar rambut. Penyebab lainnya bisa karena gesekan dengan bantal atau baju saat tidur,” jelas Michel.

Kurangi perawatan rambut seperti mewarnai rambut atau blow-drying. Terlalu banyak trauma rambut menyebabkan rambut bercabang dan patah.

“Ikatan ini patah karena panas, servis chemical dan mekanis, dan Bond Multiplying System dapat bekerja sebagai tombol reset untuk rambut,” jelas CEO Streamline Services India, Ankit Arora.

Rambut kasar bisa berarti hormon tidak seimbang

Foto: Greatist

Beberapa orang memang punya rambut kering dengan tekstur kasar, tapi yang lainnya menemukan kalau surai rambut mereka kasar. Kita tidak memiliki rambut yang sama seperti saat baru lahir, umumnya tekstur rambut berubah setiap 10-15 tahun karena fluktuasi kadar hormon, obat-obatan, dan makanan yang dimakan.

Untuk memperbaikinya, Dr Lohia menyarankan untuk memeriksa level hormon dan memperbaikinya dengan bantuan dari ahlinya. Salah produk juga bisa menyebabkan rambut kasar dan air untuk membilas suraimu juga bisa jadi penyebabnya.

Rambut kusam diakibatkan diet yang buruk

Foto: Medimetry

Apa rambutmu terlihat lemas dan kusam? Kalau iya bisa jadi itu akibat kamu diet, dan pola makannya tidak benar. Bisa juga kamu terlalu banyak makan junk food atau dehidrasi. Makanan-makanan tersebut tidak punya nutrisi tapi hanya penuh dengan kalori dan itu mempengaruhi rambutmu.

“Masukkan banyak sayur, buah, dan protein dalam makanan, dan jauhi makanan yang meningkatkan level kortisol seperti gula halus,” nasihat Dr Lohia.

Michel juga menyebut itu disebabkan sinar UV, memakai shampo yang salah, atau kehilangan keratin.

“Hindari semua produk, shampo atau kondisioner yang mengandung silikon atau parafin. Kandungan ini kelihatannya membuat rambutmu bersinar, kenyataannya mereka justru memudarkannya. Jangan menyalah-gunakan shampo anti ketombe atau volumising shampoos, keduanya mengandung bahan yang akan menguras keratin di rambutmu,” terang Michel.

Beruban bisa jadi karena kekurangan vitamin B

Foto: Refinery29

Punya uban di usia muda? Itu disebabkan turunnya level melanin. Melanin merupakan pigment yang memberi warna pada rambut, dan orang-orang kehilangan ini (melanin) pada waktu berbeda-beda.

“Kalau usiamu di bawah 35 tahun tapi uban sudah nampak, ini bisa jadi karena kekurangan vitamin B,” ungkap Michel.

“Juga cek tiroid kamu. Tiroid yang rendah dapat menyebabkan rambut jadi putih,” jelas Dr. Lohia.


Leave a Reply

Input your search keywords and press Enter.