Now Reading:
9 Mitos Seputar Kuku yang Biasa Kita Dengar, Faktanya Ternyata…(Bag.2)
Full Article 2 minutes read

9 Mitos Seputar Kuku yang Biasa Kita Dengar, Faktanya Ternyata…(Bag.2)

iyaa.com | Jakarta: Dunia kecantikan penuh dengan beragam mitos, termasuk soal kuku. Apa saja sih mitos yang kamu dengar? Benar tidak mitos itu ya?

Daripada penasaran, yuk kita cari tahu mitos dan fakta seputar kuku seperti dilansir dari V Nail Pro ini.

6. Mitos: Makan gelatin baik untuk memperkuat kuku
Fakta: Ternyata ini tidak benar ladies. Gelatin tidak akan menguatkan kuku kamu. Peneliti sudah melakukan research dan mereka tidak menemukan kaitan antara keduanya. Cara terbaik untuk memperkuat kuku adalah dengan menjaga pola makan yang baik.

Foto: Pixabay @Bru-nO

7. Mitos: Kutek lebih awet kalau disimpan di kulkas
Fakta: Beberapa orang percaya menyimpan kutek di kulkas akan lebih awet. Ini hanya setengahnya saja benar ya. Kutek yang disimpan di kulkas akan mengental lebih lama (meski hanya beberapa minggu).

Cara membuat kutek lebih awet yaitu dengan menutup rapat botol kuteknya setelah digunakan. Lalu simpan di tempat yang jauh dari paparan sinar UV dan suhu yang tinggi.

8. Mitos: Memotong kutikula menahan pertumbuhan kuku
Fakta: Mitos yang satu ini tidak hanya konyol, tapi juga berbahaya. Fungsi kutikula adalah untuk melindungi kuku, jadi kalau kutikula dipotong maka pori-pori di area tersebut akan terbuka dan membuat bakteri atau jamur masuk ke dalamnya.

Foto: Pixabay @StockSnap

9. Mitos: Pemakaian kuku palsu dapat merusak kuku
Fakta: Kuku palsu dan extention biasa digunakan karena mudah dan cepat hasilnya. Tapi kuku palsu katanya dapat membahayakan kuku asli kita. Ini hanyalah mitos ya ladies.

Kuku palsu tidak berbahaya, namun lemnya yang dapat memicu reaksi bagi beberapa orang. Tapi kalau kamu menggunakan produk bagus dan dirawat dengan tepat, kuku palsu dapat terlihat seperti hasil manicure salon.


Leave a Reply

Input your search keywords and press Enter.