Now Reading:
Sering Ditanya Soal Sensor, KPI Kembali Berikan Penjelasan
Full Article 2 minutes read

Sering Ditanya Soal Sensor, KPI Kembali Berikan Penjelasan

iyaa.com | Jakarta: Masalah sensor di tayangan televisi masih terus dikeluhkan oleh netizen. Sebab tak jarang sensor tersebut tampak berlebihan, semisal pada tayangan kartun.

Netizen pun sering mengeluhkan hal ini kepada Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). Mereka menduga sensor ini karena kebijakan dari KPI.

Terus-menerus ditanya soal sensor, KPI lantas memberikan penjelasan lewat media sosial. Bahwa, sensor pada tayangan suatu program TV dilakukan oleh lembaga penyiaran (stasiun TV), bukan KPI.

“#Sahabatpenyiaran, menanggapi banyaknya pertanyaan mengenai sensor tayangan, berikut ini penjelasan rinci perihal sensor.

Pasal 39 Pedoman Perilaku Penyiaran (P3) (1) Lembaga penyiaran sebelum menyiarkan program siaran film dan/atau iklan wajib terlebih dahulu memperoleh surat tanda lulus sensor dari lembaga yang berwenang (2) Lembaga penyiaran televisi wajib melakukan sensor internal atas seluruh materi siaran dan tunduk pada klasifikasi program siaran yang ditetapkan dalam peraturan ini. Semoga dapat menjawab pertanyaan sahabat. #siaransehatuntukrakyat #sensor #HarmoniIndonesia,” demikian keterangan KPI.

Sebelumnya, KPI pernah beberapa kali menegaskan bahwa KPI bukanlah lembaga sensor. KPI melakukan pengawasan setelah suatu program tayang.


Leave a Reply

Input your search keywords and press Enter.