Now Reading:
Bukan Hanya Keriput, Mengunyah Permen Karet juga Timbulkan Dampak Ini untuk Kecantikan
Full Article 2 minutes read

Bukan Hanya Keriput, Mengunyah Permen Karet juga Timbulkan Dampak Ini untuk Kecantikan

iyaa.com | Jakarta: Permen karet rasanya memang enak, tapi ada yang bilang kalau permen ini bisa bikin kita jadi keriput loh. Bener gak sih?

Dipaparkan Imogen Bexfield, founder dan direktur medis White Swan Aesthetics, mengunyah permen karet dapat membuat garis halus muncul lebih cepat, rahang menjadi kotak, juga menghancurkan gigi.

“Mengulangi ekspresi wajah yang sama seperti senyum, menyipitkan mata, atau mengerutkan wajah dapat meninggalkan bekas di kulitmu dalam waktu lama. Dan permen karet punya dampak besar dalam memunculkan garis halus – khususnya di dan sekitar bibir bagian atas yang dapat berkontribusi pada keriput,” papar Imogen, dikutip dari Glamour.

Tapi perlu diperhatikan, itu hanya terjadi apabila kamu mengunyah permen karet secara berlebihan.

“Mengunyah permen karet juga mendorong otot berlebihan dalam beraktivitas dan menyebabkan garis rahang (masseter) menjadi bengkak. Rahang kotak yang sering kita lihat biasanya merupakan hasil dari otot masseter yang berkembang secara berlebihan; mereka otot yang melekat di sudut rahang dan mengontrol kunyahanmu,” lanjutnya lagi.

Mengunyah permen karet ada dampak positifnya, namun jangan berlebihan jumlahnya dan jangan terlalu lama. Dr. Uchenna menyebut kalau kita sebaiknya mengunyah permen karet tidak lebih dari 10 menit.

“Permen karet baik untuk menetralisir efek asam dan gula dengan menstimulasi saliva. Namun ini hanya berlaku kalau kamu mengunyahnya saat masih ada rasanya, sekitar 10 menit, lalu buang setelahnya,” jelas Dr. Uchenna.

Jika tidak, kamu justru akan memicu retakan mikro, yang mana mengumpulkan noda yang telah menua. Juga seiring waktu, gigi akan terkikis dan akhirnya lebih pendek. Semakin pendek gigi depanmu, maka kamu semakin terlihat tua,” tutupnya.


Leave a Reply