Now Reading:
11 Mitos Seputar Rambut yang Sering Kamu Dengar, Ternyata Gak Semua Salah Loh! (Bag.2)
Full Article 2 minutes read

11 Mitos Seputar Rambut yang Sering Kamu Dengar, Ternyata Gak Semua Salah Loh! (Bag.2)

iyaa.com | Jakarta: Sebagai mahkota, tentu kita harus merawat rambut dengan baik agar tetap indah, sehat, dan kuat. Kita sering mendengar banyak cara-cara untuk merawat rambut, tapi apa semuanya benar.

Itu fakta atau hanya mitos belaka? Dilansir dari Health, berikut fakta dibalik mitos soal rambut yang sering kamu dengar.

6. Mitos: Ibu hamil tidak boleh warnai rambut
Fakta: “Perhatian utama mengecat rambut saat hamil adalah resiko yang berkaitan dengan menghirup amonia, bukan resiko catnya akan terserap ke kulit kepala,” ucap profesor di Universitas Minnesota, Carrie Ann Terrell.

“Namun level amonianya rendah, jadi itu bukan masalah, terutama kalau kamu ke salon, yang mana tempat itu punya ventilasi bagus,” tambahnya lagi.

7. Mitos: Sering ganti shampoo baik untuk rambut
Fakta: “Tidak masalah kalau mau ganti shampoo, tapi tidak masalah juga kalau kamu pakai shampoo yang sama,” jelas Melissa

8. Mitos: Ketombe menandakan kulit kepala yang kering
Fakta: Kita sering menyamakan flakes dengan kering, jadi kita salah paham kalau menyebut ketombe karena kulit kepala yang kering. Padahal ketombe berkaitan dengan kulit kepala berminyak.

“Ketombe disebabkan oleh sejenis ragi yang cenderung tumbuh di lingkungan berminyak. Ketombe merupakan reaksi tubuh terhadap ragi tersebut,” papar Melissa.

Foto: Getty Images

9. Mitos: Keramas bikin rambut rontok
Fakta: “Ini mitos terbesar yang pernah kudengar. Orang rambutnya sering rontok di kamar mandi, jadi mereka mengaitkan keramas dengan rontok,” ujar Melissa.

“Stress sering menjadi penyebab dibalik kerontokan rambut,” tambahnya lagi.

10. Mitos: Pria mewariskan kebotakan dari ibunya
Fakta: Seorang pria mendapat kromosom “X” dari ibunya dan kromosom “Y” dari ayahnya.

“Banyak yang mengira kalau pola kebotakan yang dialami pria berkaitan dengan kromosom X, yang mana diwariskan dari ibu,” terang Luis Garza, asisten profesor dermatologis di Johns Hopkins School of Medicine.

Padahal menurut penelitian Luis, itu terjadi dari banyak gen, yakni kromosom X (ibu) dan kromosom Y (ayah). Jadi bukan hanya dari ibu.

11. Mitos: Kamu harus mengeringkan rambut dengan handuk
Fakta: Kebanyakan orang setelah keramas langsung mengambil handuk dan menggosok-gosok rambut dengan itu. Jangan lakukan itu lagi!

“Mengeringkan dengan handuk terlalu kasar untuk rambutmu, dan dapat memicu rambut patah,” jelas Joshua.

Sebaiknya setelah keramas jangan gosok rambutmu, tapi peras perlahan rambut yang basah dengan handuk. Lalu sisir dengan sisir yang bergigi jarang untuk membuang sisa air.


Leave a Reply

Input your search keywords and press Enter.