Now Reading:
Vogue Buka Suara Soal Kontroversi Foto Kendall Jenner Usung Gaya Rambut ‘Afro’
Full Article 2 minutes read

Vogue Buka Suara Soal Kontroversi Foto Kendall Jenner Usung Gaya Rambut ‘Afro’

iyaa.com | Jakarta: Vogue belum lama ini menerima banyak reaksi karena foto pemotretan Kendall Jenner dengan rambut Afro.

Foto yang diunggah oleh Vogue tersebut menuai banyak komentar negatif (meski ada juga yang tidak) dari netizen lantaran menganggap majalah tersebut tidak sensitif dengan masalah budaya.

View this post on Instagram

Fifteen years and 150 finalists later, the @CFDA/Vogue Fashion Fund prize has created global stars, local heroes, a must-watch New York Fashion Week, and, most important, a true sense of community among designers of all ages and backgrounds—all with differing aesthetic and commercial aspirations—who communicate, collaborate, and essentially care for one another through the fun and not-so-fun times. Laura Vassar Brock—one of the founders of 2016 #CVFF winner Brock Collection—says, “We spoke to a few friends who had gone through it, and they all said the same thing: that the Fashion Fund is a life-changing experience. And indeed it was!” Tap the link in our bio to learn more. Photographed by @mikaeljansson, styled by @tonnegood, Vogue, November 2018

A post shared by Vogue (@voguemagazine) on

Dalam foto itu, Kendall mengenakan dress floral dari Brock Collection dengan rambut bergaya afro. Karena gaya rambut itu, netizen ‘menyerang’ Vogue dengan alasan mengapa tidak mempekerjakan model berkulit hitam sebagai model dan justru memakai Kendall.

Sadar fotonya jadi kontroversi, Vogue lalu menyampaikan pernyataan kalau mereka tidak bermaksud menyinggung siapapun dengan foto majalah mereka.

“Foto itu dimaksudkan romantisme versi baru dari rambut gadis Edwardian/Gibson yang sesuai dengan nuansa periode Brock Collection, dan juga big hair tahun 60 dan awal 70-an, yang mengembang, pemandangan menggoda di era itu. Kami minta maaf jika itu berbeda dari apa yang kami maksud, dan kami tentu tidak bermaksud menyinggung siapa pun karenanya,” ungkap perwakilan Vogue, dikutip dari E! News, Senin (22/10/2018).


Leave a Reply

Input your search keywords and press Enter.