Now Reading:
Sering Dipakai Atasi Jerawat, Benarkah Salicylic Acid Memang Ampuh?
Full Article 2 minutes read

Sering Dipakai Atasi Jerawat, Benarkah Salicylic Acid Memang Ampuh?

iyaa.com | Jakarta: Salicylic acid belakangan ini jadi ingredients yang popular karena diklaim ampuh melawan masalah jerawat. Terbukti dengan banyaknya produk skincare yang punya kandungan ini di dalamnya.

Tapi apa benar kandungan ini memang sebagus itu? Apa saat dipakai tidak ada efek sampingnya? Daripada cuma tebak-tebak saja, berikut penjelasan dari dermatologis di Union Square Laser Dermatology, Dr. Robyn Gmyrek, soal salicylic acid seperti yang dilansir dari Elle, Jumat (26/10/2018).

Apa itu salicylic acid?
Salicylic acid merupakan turunan organik (dari pohon Willow) beta-hydroxy acid. Ini lipofilik yang maksudnya kandungan ini merupakan asam larut minyak yang bisa menembus ke pori-pori.

Bentuk tipe salicylic acid apa yang dapat masuk?
Ingredient ini dalam bentuk topikal (krim, cleanser, toner, dan cair) digunakan untuk merawat banyak masalah kulit seperti jerawat, ketombe, dermatitis seboroik pada kulit dan kulit kepala, dll. Pengolahan akan bervariasi sesuai dosisnya.

Foto: Skin Helpers

Apa yang bisa dilakukan?
Salicylic acid merupakan anti peradangan, keratolitik (membantuk eksfoliasi sel kulit mati), anti jamur dan anti bakteri. Ia dapat memasuki pori-pori untuk mengendurkan folikel yang tersumbat dengan menghancurkan sel kulit mati, dan membantu mengelupas kulit.

Tipe jerawat apa yang dapat diatasi?
Kandungan ini bekerja sangat baik bagi yang pori-porinya tersumbat. Pori-pori yang tersumbat menyebabkan black heads juga kadang-kadanng kemerahan, white heads, dan kista.

Dengan membuat pori-pori jadi tidak tersumbat, salicylic acid lalu akan merawat jerawat aktif dan mencegahnya menimbulkan breakout baru.

Siapa yang tidak boleh menggunakannya?
Ingredients ini tidak boleh digunakan pada yang kulitnya berbahaya, seperti punya luka terbuka, iritasi, atau infeksi.

Selain itu, produk dengan kandungan ini juga harus kamu pakai dengan hati-hati apabila kamu menggunakan produk dengan retinol, tretinoin, benzoyl peroxide, atau asam lainnya dalam jumlah banyak. Kenapa? Karena kandungan-kandungan itu juga bersifat mengeksfoliasi.


Leave a Reply

Input your search keywords and press Enter.