Now Reading:
Panduan Memilih ‘Acid’ yang Tepat untuk Atasi Masalah Kulit Spesifikmu
Full Article 3 minutes read

Panduan Memilih ‘Acid’ yang Tepat untuk Atasi Masalah Kulit Spesifikmu

iyaa.com | Jakarta: Produk skincare dengan kandungan acid belakangan ini popular karena kemampuannya yang memang teruji. Namun karena jenisnya ada banyak, kamu perlu mencari tahu lebih dulu sebelumnya.

Mulai dari masalah kulitmu sendiri, sampai acid apa yang cocok untuk mengatasi masalah tersebut. Dilansir dari SELF, berikut panduan memilih acid yang tepat untuk mengatasi masalah kulitmu.

– Hyaluronic Acid

Foto: Racked

Baik untuk: kulit kusam dan aging skin

Hyaluronic acid merupakan humektan yang artinya asam tersebut akan menarik kelembapan dari udara dan menahannya di kulit. Hyaluronic acid sebenarnya diproduksi secara alami dalam tubuh, namun semakin bertambah usia maka produksinya akan menurun.

Karena menurun maka itu sebabnya kulit jadi terlihat kusam. Produk skincare dengan kandungan hyaluronic acid dapat meningkatkan kemampuan kulit menyerap dan menahan air agar kenyal dan terhidrasi.

– Alpha Hydroxy Acid (AHA)

Foto: Skin Store

Baik untuk: eksfoliasi, mencerahkan kulit, dan meningkatkan masalah tekstur kulit yang ringan

AHA merupakan asam yang ditemukan di makanan dan tanaman seperti gula, susu, dan buah. Ada beberapa tipe AHA yang digunakan dalam produk skincare, seperti citric, mandelic, atau lactic acid, tapi yang paling umum adalah glycolic acid.

AHA merupakan pilihan baik untuk mencerahkan kulit dan meningkatkan tekstur kulit seperti hyperpigmentasi dari paparan sinar matahari. Perlu diingat kalau AHA larut dalam air, jadi mereka tidak mempenetrasi sampai pori-pori. Oleh sebab itu AHA bekerja dengan baik untuk mengatasi masalah di permukaan kulit.

Secara keseluruhan AHA cocok dengan semua tipe kulit, namun para ahli menyebut kalau pemilik kulit sensitif harus hati-hati menggunakan produk yang ada kandungan AHA karena mereka berpotensi mengiritasi.

– Salicylic/Beta Hydroxy Acid (BHA)

Foto: The Skincare Edit

Baik untuk: membuka pori-pori bagi pemilik kulit berminyak dan acne-prone

BHA mengikat minyak, bukan air seperti AHA. BHA yang paling umum yaitu salicylic acid yang mana bekerja sebagai deep exfoliator. Karena larut dalam minyak salicylic acid mampu menembus bakteri, minyak, dan sel kulit mati yang menumpuk sehingga membuka pori-pori dan mencegah breakout.

BHA lebih meresap ke dalam dibanding AHA, jadi mereka cocok untuk pemilik kulit berminyak dan cenderung berjerawat. Pemilik kulit sensitif perlu hati-hati karena kandungan ini membuat kering kulit. Dan kalau memakai salicylic acid, pastikan pakai sunscreen.

– Ascorbic Acid/Vitamin C

Foto: Glowsly

Baik untuk: mencerahkan kulit, pelindung aktioksidan, menstimulasi kolagen

Vitamin C atau ascorbic acid merupakan antioksidan kuat yang ditemukan di serum, eksfolian, dan pelembap. Seperti antioksidan pada umumnya, kandungan ini membantu melindungi kulit dari radikal bebas.

Vitamin C juga mencegah tanda penuaan dengan meningkatkan sintesis kolagen serta mencerahkan dan meratakan warna kulit. Kandungan ini secara umum dapat dipakai tipe kulit apapun, dan juga baik untuk mengatasi masalah hyperpigmentasi.

– Retinoic Acid

Foto: CosMedic Skincare

Baik untuk: merangsang kolagen dan pergantian sel, eksfoliasi

Retinoid acid merupakan turunan dari vitamin A yang membantu meningkatkan produksi kolagen dan merangsang pergantian sel. Para dermatologis juga menyebut kandungan ini baik untuk mengatasi penuaan kulit.

Retinoid dapat mengiritasi kulit, jadi mulai gunakan dalam dosis sedikit saat baru mulai memakai, baru tambah dosisnya perlahan-lahan.


Leave a Reply

Input your search keywords and press Enter.