Now Reading:
Arti 3-Free, 5-Free, sampai 10-Free di Cat Kuku yang Kamu Pakai (Bag. 1)
Full Article 2 minutes read

Arti 3-Free, 5-Free, sampai 10-Free di Cat Kuku yang Kamu Pakai (Bag. 1)

iyaa.com | Jakarta: Banyak wanita sering mengganti warna cat kuku mereka. Padahal tanpa kita sadar, bisa saja cat kuku yang kita pakai mengandung bahan kimia berbahaya di dalamnya.

Namun karena seolah kita tidak mengaplikasikannya langsung ke kulit, akhirnya banyak yang tidak peduli dengan bahan-bahan di dalam cat kuku yang sebenarnya berbahaya.

Cat kuku yang aman dikategorikan dengan tanda “3-free” sampai “10-free”. Tanda tersebut merujuk pada jumlah bahan kimia yang tidak ada di produk tersebut. Dilansir dari Elle, ini dia bahan-bahan berbahaya dalam cat kuku.

3-free dalam cat kuku artinya tidak ada kandungan Formaldehyde, Toluene, dan Dibutyl Phthalate.

– Formaldehyde: Bahan kimia ini umum digunakan dalam proses pembalsaman dan menyebabkan iritasi kulit. Kandungan ini juga berdampak negatif terhadap sistem saraf dan kekebalan tubuh.

– Toluene: Terekspos kandungan ini dalam jangka waktu panjang dapat menyebabkan sakit kepala, pusing, dan dalam beberapa kasus menyebabkan kerusakan reproduksi yang lebih serius.

– Dibutyl Phthalate (DBP): Bahan ini bekerja untuk mencegah cat kuku rusak. Namun terbukti kandungan ini merusak perkembangan hormonal janin laki-laki, dan di beberapa kasus mengakibatkan menopause dini.

Lalu 5-free dalam cat kuku artinya tidak ada Formaldehyde, Toluene, DBP, plus Camphor atau Formaldehyde Resin.

– Camphor (kamper/kapur barus): Baru-baru ini kamper terbukti menyebabkan reaksi kulit yang parah, dan saat terhirup menyebabkan mual, pusing, dan sakit kepala.

– Formaldehyde resin: Kandungan satu ini tidak secara langsung berkaitan dengan kanker seperti Formaldehde, namun perlu dicatat kalau bahan ini dapat menyebabkan dermatitis pada pasien.


Leave a Reply

Input your search keywords and press Enter.