Now Reading:
Plus Minus Bahan Alami yang Biasa Dipakai untuk DIY Skincare (Bag. 1)
Full Article 2 minutes read

Plus Minus Bahan Alami yang Biasa Dipakai untuk DIY Skincare (Bag. 1)

iyaa.com | Jakarta: DIY skincare ada banyak sekali macamnya dan mungkin juga kamu pernah mencobanya. Dibandingkan dengan produk skincare yang diformulasikan dengan baik, DIY skincare sebenarnya hanya memiliki sedikit bahan bermanfaat.

Bahan alami dalam DIY skincare pun tak selalu baik untuk kulit. Dilansir dari Paula’s Choice, berikut ini plus minus beberapa bahan alami yang populer dalam DIY skincare.

Madu
Madu mengandung asam amino, antioksidan, dan peptida yang bermanfaat. Biasanya madu ada di DIY face mask untuk kulit kering untuk menenangkan dan melindungi permukaan kulit.

Namun madu tak bisa jadi solusi alami untuk kulit berjerawat. Sebab masalah jerawat ada di pori-pori ditambah kulit mati yang tak bisa diatasi madu. Akan lebih baik memakai produk khusus untuk jerawat.

Alpukat
Alpukat biasanya ada di DIY pelembap wajah untuk kulit kering karena sifat emoliennya. Alupkat juga sumber antioksidan dan asam lemak yang baik. Alpukat tak bertahan lama, tapi bagus untuk bahan DIY jangka pendek, terutama bila dicampur dengan emolien lain seperti minyak nabati tanpa pengharum.

Charcoal
Charcoal atau arang bisa digunakan dalam DIY face mask untuk kulit berminyak dan berkomedo, karena sifat menyerapnya yang membantu mengatasi kelebihan minyak. Arang bukan bahan DIY yang buruk, tetapi tergantung formulanya karena bisa jadi keras untuk kulit. Seperti DIY peel-off charcoal mask yang dicampur perekat seperti lem yang sangat berbahaya buat kulit.

Selanjutnya Plus Minus Bahan Alami yang Biasa Dipakai untuk DIY Skincare (Bag. 2)


Leave a Reply

Input your search keywords and press Enter.