Now Reading:
Do’s dan Don’ts Eksfoliasi Sesuai Jenis Kulit
Full Article 2 minutes read

Do’s dan Don’ts Eksfoliasi Sesuai Jenis Kulit

iyaa.com | Jakarta: Proses eksfoliasi baik bagi kulit lantaran dapat membersihkan sel kulit mati yang menumpuk di permukaan kulit.

Sayangnya masih banyak asal saat melakukan proses eksfoliasi kulit, misalnya hanya membeli produk eksfoliasi tanpa mencocokkan dengan jenis kulitnya. Hasilnya kamu justru mendatangkan masalah kulit lain gara-gara produk yang tidak cocok.

Dr. Robyn Gmyrek, dermatologis di Union Square Laser Dermatology, mengungkap bahwa ada do’s dan don’ts yang harus dipatuhi saat melakukan eksfoliasi. Apa saja? Berikut penjelasannya dari Dr. Robyn Gmyrek yang dikutip dari Elle.

– Pemilik kulit kering
Bagi kamu yang kulitnya kering hindari produk dengan kandungan alkohol yang tinggi. Cari produk eksfoliasi yang punya banyak kandungan melembapkan seperti shea butter, coconut oil, atau ceramide.

Lalu karena kulitmu kering, maka cukup eksfoliasi 1-2 kali seminggu saja.

– Pemilik kulit berminyak
Orang yang kulitnya berminyak cenderung lebih tahan dengan produk eksfoliasi sehingga kamu bisa melakukan proses eksfoliasi lebih dari 2x seminggu kalau mau.

Cari produk eksfoliasi yang punya kandungan AHA/BHA, salicylic atau glycolic acids. Tapi perlu diingat, jangan sampai kamu berlebihan melakukan eksfoliasi.

– Pemilik kulit normal
Yang kulitnya normal bisa lakukan eksfoliasi 2-3 kali seminggu. Selain itu pemilik kulit normal juga bisa melakukan eksfoliasi dengan cara apapun, baik pakai handuk maupun pakai produk eksfoliator yang mengandung gula atau kulit kenari.

– Pemilik kulit kombinasi
Kulit kombinasi cenderung berminyak di area T-Zone dan kering di area lainnya, jadi akan lebih baik kalau kamu lebih ekstra mengeksfoliasi daerah T-Zone.

Tapi jangan lupa pakai pelembap setelahnya dengan mengaplikasikan dalam jumlah banyak ke area kulit yang kering dan sedikit ke area kulit yang berminyak.


Leave a Reply

Input your search keywords and press Enter.