Now Reading:
5 Kesalahan Perawatan Rambut yang Bikin Rambut Mudah Rusak
Full Article 2 minutes read

5 Kesalahan Perawatan Rambut yang Bikin Rambut Mudah Rusak

iyaa.com | Jakarta: Cara kita memperlakukan rambut juga penting untuk mendapatkan rambut yang sehat dan kuat. Namun adakalanya kita tak sadar kebiasaan yang kita lakukan sebenarnya dapat merusak rambut.

1. Terus-menerus dikuncir kuda
Dilansir dari Real Simple, hal ini bisa menyebabkan kerontokan, terutama jika rambut di-highlight. Mengikat rambut terlalu ketat dan terlalu sering tidak disarankan. Seiring waktu akan tampak tanda kerusakan pada rambut.

Terlalu banyak tarikan bisa merusak rambut di bagian folikel, menyebabkan kerontokan bertahap yang disebut traction alopecia. Rambut rontok bahkan bisa jadi permanen.

2. Tidak membeli produk berkualitas
Orang-orang cenderung menghabiskan banyak uang dan waktu untuk perawatan di salon. Tapi mereka tidak membeli produk berkualitas untuk dipakai di rumah. Produk yang direkomendasikan penata rambut biasanya berharga mahal, namun sebanding dengan kualitasnya.

3. Tidak memasker rambut
Rambut harusnya juga diperlakukan sama dengan wajah. Jika wajah dirawat dengan masker, begitu pula rambut. Namun kebanyakan orang tidak sempat melakukannya. Jika demikian, sebaiknya memasker rambut sembari beraktivitas, kemudian mandi dan keramas setelahnya.

4. Menyisir rambut setelah keramas
Rambut menjadi rapuh saat keadaan basah. Jika disisir setelah keramas, rambut akan rentan rusak. Maka sebaiknya menyisir rambut sebelum keramas untuk mencegah kusut. Jika ingin menyisir rambut setelah keramas, pakai sisir bergigi jarang atau sisir yang didesain khusus untuk rambut basah.

5. Memakai shampo yang sama terus-menerus
Rambut yang kusam bisa disebabkan karena pemakaian shampo yang sama bertahun-tahun. Padahal kadang-kadang rambut jadi terbiasa dengan shampo tersebut sehingga tak memberi banyak manfaat. Maka ganti shampo secara teratur agar rambut bisa pulih dan mudah diatur.


Leave a Reply

Input your search keywords and press Enter.