Now Reading:
Wajib Tahu! Ini 7 Masalah Kulit yang Sering Dikira Jerawat (Bag. 1)
Full Article 3 minutes read

Wajib Tahu! Ini 7 Masalah Kulit yang Sering Dikira Jerawat (Bag. 1)

iyaa.com | Jakarta: Salah satu masalah kulit yang sering kita alami adalah jerawat. Namun tahukah kamu kalau benjolan-benjolan yang muncul di kulitmu ternyata bukanlah jerawat, tapi masalah kulit lainnya.

Karena rupanya yang mirip, alhasil kita jadi menyebut kondisi tersebut jerawat. Biar tidak salah sebut lagi, ketahui nama-nama masalah kulit berikut yang penampilannya mirip jerawat, seperti dilansir dari Reader’s Digest ini.

1. Rosacea

Foto: Reader’s Digest

Rosacea merupakan gangguan inflamasi kronis yang sering dikira jerawat.

“Meski ada beberapa tipe, dua yang paling umum termasuk kemerahan (flushing) dan benjolan kecil di pipi,” ungkap dermatogis Dhaval G. Bhanusali, MD.

Bedanya dengan jerawat, rosacea umumnya dipicu oleh yang berhubungan dengan histamin, lalu makanan pedas, kopi, dan alkohol. Perawatan masalah ini biasanya digabungkan antara perubahan makanan dan gaya hidup, serta obat topikal, dan mengganti formula skincare yang non-irritating.

2. Folliculitis

Foto: Dr Jonathan Bowling

Folliculitis merupakan peradangan folikel rambut, ditandai dengan jerawat kecil berwarna merah yang mungkin ada nanah di dalamya (mirip whitehead). Mereka juga terasa gatal atau menyakitkan, dan bahkan dalam beberapa kasus bisa jadi borok.

Folliculitis biasanya muncul di bagian tubuh manapun, khususnya area yang sering bergesekan seperti paha, bokong, leher, dan ketiak. Menurut dermatologis Francesca Fusco, MD, masalah kulit ini bisa disebabkan oleh bakteri dan hadir dalam beberapa versi.

Beberapa contoh termasuk bakteri folliculitis, juga dikenal sebagai barber’s itch karena cenderung menyerang area jenggot cowok. Ada lagi pseudomonas folliculitis alias gatal hot tub karena bakteri yang bertanggung jawab umum ditemukan di air hangat yang terkontaminasi.

Untuk kasus folliculitis ringan dapat diobati dengan benzoyl peroxide dan pembersih, wipes, dan krim yang mengandung salicylic acid. Kasus yang lebih parah membutuhkan antibiotik oral.

3. Keratosis pilaris

Foto: Reader’s Digest

Keratosis pilaris merupakan kondisi kulit kronis yang ditandai dengan benjolan kasar (berwarna merah, putih, atau warna kulit), biasanya di lengan atas dan kaki, yang terasa seperti amplas.

Menurut Dr. Bhanusali, benjolan kecil ini disebabkan oleh jumlah keratin abnormal yang menutup folikel rambut. Keratosis pilaris tidak berbahaya namun menyebabkan gatal dan kering, yang bisa diringankan gejalanya dengan memakai pelembap.

Dermatologis Debra Jaliman, MD, menyarankan mengobati masalah kulit ini dengan pekamaian retinoid secara topikal dan krim yang mengandung salicylic acid dan lactic acid, yang mana bekerja untuk menghilangkan sel kulit mati dan mencegah folikel tersumbat.


Leave a Reply

Input your search keywords and press Enter.