Now Reading:
Wajib Tahu! Ini 7 Masalah Kulit yang Sering Dikira Jerawat (Bag. 2)
Full Article 3 minutes read

Wajib Tahu! Ini 7 Masalah Kulit yang Sering Dikira Jerawat (Bag. 2)

iyaa.com | Jakarta: Jerawat, whitehead, dan blackhead merupakan masalah kulit yang sering muncul di wajah. Padahal masih banyak masalah kulit selain dari yang disebut tadi. Dan tahukah kamu, bentuknya itu mirip jerawat.

Karena bentuknya yang mirip, kita jadi menyangkanya jerawat dan mengobatinya dengan obat jerawat. Biar kamu gak ketuker lagi, cek nama-nama masalah kulit berikut yang penampilannya mirip jerawat, seperti dilansir dari Reader’s Digest.

4. Perioral dermatitis

Foto: Mama nature

Perioral dermatitis merupakan peradangan ruam wajah yang umumnya terlihat di sekitar mulut.

Dipaparkan dermatolog Bobby Buka, MD, umumnya kondisi ini disebabkan oleh penggunaan steroid secara topikal, tapi bisa juga disebabkan kandungan fluoridasi di pasta gigi.

Perawatan masalah kulit ini ialah dengan menghentikan pemakaian steroid, krim yang berat, dan pasta gigi dengan kandungan fluoridasi. Sebagai gantinya gunakan pembersih yang tidak mengiritasi dan lembut atau lotion yang non-comedogenic.

Antibiotik oral dan topikal juga efektif untuk mengatasi perioral dermatitis.

5. Sebaceous hyperplasia

Foto: Verywell Health

Sebaceous hyperplasia adalah kondisi genetik yang ditandai dengan benjolan berwarna merah daging dimana sering muncul di dahi, pipi, hidung, dan dagu.

Luka ini sebenarnya adalah kelenjar minyak yang membesar, meski demikian sebaceous hyperplasia tidak berbahaya.

Menurut dermatolog Tsippora Shainhouse, MD, perawatannya bisa dilakukan dengan elektrodessikasi untuk mengurangi tampilan benjolannya.

6. Ingrown hair

Foto: Reddit

Ingrown hair merupakan rambut berbalik dan tumbuh kembali ke kulit yang menciptakan tonjolan yang terangkat.

Menurut dermatolog Dr. Fusco, mereka terlihat seperti jerawat dan berbentuk benjolan putih, benjolan merah, atau kista “bawah tanah” yang biasanya di sekitar bikini dan zona ketiak. Kalau di cowok, ingrown hair biasanya muncul di dagu, pipi, dan leher atas (seperti area jenggot).

Jangan sekali-kali mencabut ingrown hair karena akan memperparahnya. Kebanyakan masalah kulit ini akan hilang dengan sendirinya, tapi kalau akhirnya jadi infeksi maka kamu perlu menemui dermatolog.

7. Basal cell carcinoma

Foto: Reader’s Digest

Basal cell carcinoma merupakan jenis kanker kulit yang tumbuh lambat yang mana berasal dari lapisan dasar epidermis. Masalah kulit ini umumnya disebabkan paparan sinar UV berlebih, baik sinar matahari atau tanning lamps.

Basal cell carcinoma penampilannya berupa benjolan transparan atau pink yang berkilau dengan pembuluh darah kecil. Kondisi ini sering dikira jerawat kista yang membandel.

“Tidak seperti jerawat, mereka sering berdarah, tapi nanti akan sembuh, kemudian berdarah lagi, begitu seterusnya…tapi mereka tidak pernah sembuh,” jelas Dr. Shainhouse.

Kalau kamu punya luka yang tidak kunjung sembuh meski sudah dua bulan, kunjungi dermatolog untuk memeriksanya. Treatment untuk basal cell carcinoma biasanya dengan terapi photodynamic, bedah Mohs, dan mengikis jaringan.


Leave a Reply

Input your search keywords and press Enter.