Now Reading:
Parfum Sering Dijual dengan Harga Mahal, 3 Faktor Ini jadi Penyebabnya
Full Article 2 minutes read

Parfum Sering Dijual dengan Harga Mahal, 3 Faktor Ini jadi Penyebabnya

iyaa.com | Jakarta: Kamu sering lihat-lihat parfum? Lihat harganya juga tidak? Pasti dari parfum yang kamu lihat ada yang harganya ratusan ribu bahkan sampai jutaan.

Kenapa ya kok bisa harga sebotol parfum bisa sampai jutaan? Pengen tahu jawabannya? Lihat penjelasan berikut seperti yang dilansir dari Live About ini.

Parfum dibanderol dengan harga mahal rupanya karena 3 faktor ini: bahan pembuatnya (ingredients), pemasaran (marketing), dan kemasan (packaging).

– Bahan pembuat (ingredients)
Beberapa parfum mengandung kelopak bunga langka atau esensi akar langka. Parfum lainnya punya bahan sintetis yang sulit (atau mahal) proses pembuatannya. Kelangkaan bahan itulah yang membuat harga jual parfum jadi mahal.

– Pemasaran (marketing)
Perusahaan parfum menghabiskan uang sangat banyak untuk pemasaran, baik itu lewat iklan di TV, radio, majalah, bahkan di billboard atau papan reklame. Belum lagi untuk menyewa selebriti mempromosikan parfum jualannya (meski kenyataannya belum tentu seleb tersebut mengenakan parfum itu).

Iklan parfum paling mahal dipegang oleh Chanel, yakni iklan Chanel No.5 tahun 2004 lalu yang iklannya dibintangi Nicole Kidman. Iklan tersebut kabarnya sampai mengeluarkan biaya $33 juta (sekitar Rp400 milyar) untuk produksinya.

So, tahu kan kalian kenapa parfum harganya bisa sangat mahal.

– Kemasan (packaging)
Parfum sering dikemas dalam botol kaca yang bentuknya indah supaya langsung menarik perhatian. Dan itu juga membuang banyak uang untuk proses pembuatannya.

Tapi bukan hanya itu, botol parfum pun harus dapat menjaga kualitas parfum dengan melindunginya dari sinar matahari agar wanginya tetap ada sampai dibeli oleh konsumen.

Jadi jangan heran lagi ladies kalau kamu melihat parfum yang harganya bisa sampai jutaan.


Leave a Reply

Input your search keywords and press Enter.