Now Reading:
Aman Buat Kulit, Ini yang Perlu Kamu Tentang Physical Exfoliant
Full Article 2 minutes read

Aman Buat Kulit, Ini yang Perlu Kamu Tentang Physical Exfoliant

iyaa.com | Jakarta: Mengeksfoliasi atau mengangkat sel kulit mati pada wajah biasanya menggunakan eksfoliator baik physical exfoliant (biasanya berupa scrub) maupun chemichal exfoliant (mengandung senyawa kimia, biasanya berupa toner).

Di antaranya keduanya, ada anggapan chemichal exfoliant lebih baik daripada physical exfoliant yang katanya tak ramah buat wajah karena bisa mengiritasi kulit. Saat ini pun chemichal exfoliant dengan kandungan AHA dan BHA juga sedang naik daun.

Tapi apakah benar physical exfoliant tak baik buat kulit wajah?

Dijelaskan Purvisha Patel, MD, ahli dermatologi dan juga founder Visha Skincare, menyebut bahwa physical exfoliant tidak berbahaya dan boleh dipakai jika ini metode eksfoliasi yang kita sukai.

Physical exfoliant aman untuk kulit. Mereka yang memiliki kulit normal hingga berminyak bisa menggunakan physical exfoliant seperti facial scrub atau sikat wajah untuk membersihkan lebih dalam,” jelas Dr. Patel, dilansir dari Well and Good.

Yang perlu dihindari hanyalah eksfolian yang terlalu kasar. Kebanyakan physical exfoliant di pasaran terbuat dari bahan yang aman. Namun hindari beads yang terbuat dari plastik. Sebaiknya pilih scrub yang lembut seperti jojoba beads, kristal gula, dan biji aprikot.

Untuk kulit berminyak, boleh menggunakan physical exfoliant setiap hari. Tapi untuk kulit kombinasi dan kering, mungkin hanya bisa mentolerir physical exfoliant setiap dua hingga tiga hari.

“Saat mengeksfoliasi, gosok dengan gerakan melingkar dan bilas dengan baik, sehingga sel-sel kulit mati dapat terangkat,” jelas Dr. Patel.


Leave a Reply

Input your search keywords and press Enter.