Now Reading:
Ladies, Ini Pertanda Rambutmu Rontok Akibat Stres!
Full Article 2 minutes read

Ladies, Ini Pertanda Rambutmu Rontok Akibat Stres!

iyaa.com | Jakarta: Rambut rontok bisa disebabkan berbagai faktor, salah satunya karena stres.

Tapi bagaimana cara membedakan kerontokan akibat faktor lain dan kerontokan akibat stres?

Melansir dari Well and Good, dokter naturopati Tess Marshall, ND, memaparkan bahwasannya kerontokan akibat stres terjadi karena adanya perubahan pada kortisol.

“Wanita sering komplain soal kerontokan-rambutnya rontok di kamar mandi, saat sedang styling, saat menyisir rambut dengan jari, dan kerontokan itu jadi petunjuk kami bahwa itu berasal akibat stres,” jelas Tess.

“Ketika kita stres, kelenjar adrenalin kita menghasilkan hormon yang disebut kortisol, dan kemudian kortison memberi sinyal folikel rambut kita untuk bergeser dari fase pertumbuhan, keluar dari fase pertumbuhan menjadi katagen (fase transisi), dan kemudian rambut akan rontok,” terangnya lagi.

Ini disebut telogen effluvium. Jika kalian kehilangan lebih dari 150 helai per hari (tergantung panjang rambut) atau memperhatikan perubahan signifikan bagaimana rambutmu berkurang, stres bisa disalahkan.

Selain kerontokan, rambut rontok akibat stres juga dapat terjadi khususnya di sekitar pelipis. Lalu bagaimana mengatasinya?

Cara pertama dan terpenting mengurangi kerontokan akibat stres yaitu dengan sebisa mungkin menurunkan level stres kamu, misalnya dengan olahraga, yoga, atau meditasi.

“Renungkan gaya hidup Anda dan lihat dari mana tekanan-tekanan ini berasal,” jelas Dr. Tess.

“Kupikir perawatan diri dan benar-benar memantau bagaimana kamu bereaksi terhadap stres sangat penting untuk meningkatkan ketahanan dalam tubuh tanpa perlu suplemen sama sekali,” tutupnya.


Leave a Reply

Input your search keywords and press Enter.