Now Reading:
Masuk dalam Ingredients Produk Kecantikan, Haramkah Penggunaan Alkohol?
Full Article 1 minutes read

Masuk dalam Ingredients Produk Kecantikan, Haramkah Penggunaan Alkohol?

iyaa.com | Jakarta: Penggunaan alkohol di dunia kecantikan masih berlangsung hingga saat ini. Alkohol masuk dalam ingredients skincare dan kosmetik karena berfungsi sebagai pelarut, pelembap hingga penyikat minyak.

Namun sebagian orang beranggapan bahwa produk kecantikan berbahan alkohol tak bisa dipakai untuk shalat. Anggapan ini mendapat bantahan dari salah satu pakar kecantikan, dr. Sari Chairunnisa SpKK, selaku Direktur Research and Development, PT Paragon Technology & Innovation.

Menurutnya, alkohol miliki beragam jenis dan yang diharamkan dalam islam adalah Khamr atau zat yang memabukkan.

“Ini tugas untuk kita semua untuk mengedukasi masyarakat bahwa tak semua alkohol itu haram hukumnya,” kata dr. Sari Chairunnisa SpKK, dikutip dari Wolipop Detik, Selasa (22/1/2019).

Umumnya, alkohol yang digunakan dalam produk kecantikan bukan berasal dari khamr. Jadi alkohol yang dipakai untuk produk kecantikan bukanlah najis dan bisa dipakai beribadah.

“Jika ada pertanyaan, apakah penggunaan alkohol dalam industri kosmetik ada batasnya? Tentu ada. Tak hanya karena masalah halal dan tidak, tapi juga ada uji BPOM yang memberi takaran alkohol agar tetap aman digunakan untuk kulit,” tuturnya lagi.


Leave a Reply

Input your search keywords and press Enter.